Pages

Kamis, 23 Januari 2014

Satu Tahun Lalu...

Secangkir cokelat hangat pagi ini membawaku kembali ke saat-saat terpurukku setahun yang lalu.. Aku tak mengerti apa yang aku rasa saat ini, rasanya aku seperti kembali tertarik, masuk ke masa lalu yang harusnya tak tampak lagi ke permukaan.. Yup! Tepat hari ini, 24 Januari satu tahun yang lalu.. 

Tepat satu tahun lalu..
Hari yang indah tiba-tiba menjadi kelabu, karena ketololan dan kebodohanku yang tak mampu menahan emosiku.. Siapa sangka kita yang sedang bercanda, tertawa bahagia berakhir begitu saja?? Siapa pula yang menyangka kalau itu ternyata kejadian yang mengawali keterpurukanku di awal tahun yang semestinya indah??

Aku lupa (tepatnya pura-pura lupa) bagaimana hal ini bisa terjadi.. Yang aku ingat saat itu kita sedang bercanda, tertawa bahagia dan karena kebodohanku, kamu (orang yang DULU PERNAH amat sangat aku cinta) bersama egomu akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkanku yang terdiam, menangis, menyesal bersama egoku.. Ego yang akhirnya menang dan tertawa karena melihat kisah kita yang berakhir dengan air mata..

Ahh sial!
Sebenarnya tak ada gunanya aku menulis semua ini, ini hanya membangkitkan momoriku tentang awal keterpurukanku di awal tahun lalu.. Tapi aku sadar, dengan ini aku mampu mengambil beribu pelajaran.. Keadaan ini yang memaksaku untuk bangkit! merangkak! berjalan! bahkan berlari kencang menuju masa depan dan bergegas meninggalkan masa lalu..

Ah sudahlah. Ya! sudah cukup. Kamu cukup berada di masa laluku, bukan untuk masa depanku.. Aku memang rindu, pun ingin bertemu.. Namun ini semua tak lantas berarti kau ingin kembali bercumbu dan hidup bersamamu..

Selamat tinggal masa lalu,
Aku siap menyambut hari baru...



With love,
Wafda

Kamis, 19 Desember 2013

Resep Ayam Teriyaki


Holaaaaaaa hari ini aku mau post resep ayam teriyaki nih.. Soalnya tadi juga ada beberapa temen yang nanya.. Jadi... Yasudah aku tulis aja resepnya dan aku post di sini.. Hehehehe

Jadi gini..
ceritanya pas pagi ibu bilang..
"Ndaaa itu ada fillet ayam di kulkas, masak yah bikin ayam teriyaki.. Sama ada jamur itu, di tumis aja..."
Akhirnya setelah rumah sepi, ibu, ayah, teteh berangkat kerja dan si opal masih tidur, jadilah aku googling beberapa resep ayam teriyaki.. Dari beberapa resep, akhirnya aku nemuin resep di salah satu blog yang emang cocok sih buat aku.. Bahan-bahannya juga ada di rumah jadi yaudah deh ngikutin resep itu dengan beberapa bahan yang di tambahin sama dikurangin..

Ini dia resepnya..

Bahan:

250gr fillet ayam
4 siung bawang putih, cincang.
1 buah bawang bombay, potong memanjang.
4 siung cabai hijau. (Optional, bisa diganti dgn paprika atau yang lain)
1 ruas jari jahe, memarkan.
1/2 sdm kecap asin
Garam secukupnya
Lada bubuk secukupnya
Tepung maizena 1/2 sdt cairkan dengan 2 sdm air
Air secukupnya

Bahan rendaman:

1 sachet Saori saus Teriyaki
1/2 sachet Saori saus tiram
2 sdm kecap manis
Royco rasa ayam secukupnya

Cara membuat:
1. Potong dadu ayam atau potong ukuran bite size.
2. Campur potongan ayam dengan bahan rendaman dan biarkan kurang lebih 1/2 jam.
3. Tumis bawang putih yang sudah dicincang, jahe yang sudah dimemarkan dan cabai yang sudah dipotong menyerong hingga wangi.
4.Masukkan ayam yang sudah didiamkan tadi beserta bumbu-bumbunya. Tumis hingga ayam berubah warna.
5. Tambahkan air secukupnya kemudian tambahkan tepung maizena yang sudah dicampur dengan air.
6. Tambahkan kecap asin, garam dan lada bubuk.
7. Biarkan sebentar hingga kuah mengantal.
8. Ayam siap dihidangkan.

Kira-kira begitulah resepnya..
Kalo dari resep aslinya sih ga pake jahe terus ditambahin gula juga pas numisnya.. Tapi ya aku pikir lebih enak pake jahe jadinya wangi gituuuu.. Terus gak ditambahin gula soalnya menurutku manisnya udah cukup dari kecapnya itu..
Oya di resep asli juga sebenernya bahan rendamannya pake minyak wijen, tapi karena di rumah ngga ada yaudah ngga dipake.. Hehehe

Gimana?? Gampang kan bikinnya??
Sebenernya sih namanya masak ya sesuai selera yaa.. Kalo ada yg kurang ya tambahin aja.. Kalo dikira ga perlu ya ngga usah dipake.. Gitulah pokonya.. Soalnya kan lidah dan selera orang-orang beda yaa.. Hihihihi


And this is it "Ayam Teriyaki ala Chef Wafda" hahaha




Alhamdulillah semuanya sukaaa...
Tadinya masak ayam itu niatnya buat makan siang sampe makan malem, eh malah habis duluan.. Jadi buat makan malem masak lagi deh.. Heheheh

Selamat mencoba :)

Sabtu, 14 Desember 2013

.... Perjanjian Sakral


"Saya terima nikahnya Zumrotul Inayah binti surata dengan mas kawin tersebut dibayar tunai." 

Dengan tegas dan lantang, ricky -laki-laki yang beruntung dapat mempersunting teman baikku- itu menjawab ijab yang sebelumnya diucapkan oleh calon mertuanya. "Gimana saksi, sah?" Tanya pak penghulu. "Sah.. Sah.." Jawab para saksi. Seketika mushola yang disulap menjadi tempat bersejarah dan menjadi saksi mati dua insan yang berjanji untuk bersama sehidup semati itu bergemuruh dengan ucapan hamdalah.. Alhamdulillah.. Segala puji hanya bagi Allah..


Do'a pun dipanjatkan oleh seorang kyai yang hadir pada acara sakral itu.. Do'a agar kalian bahagia dunia akhirat, do'a segala yang baik untuk kehidupan baru kalian yang diamini oleh seluruh orang bahkan malaikat yang menyaksikan perjanjian suci itu.. Rasa haru begitu hangat menyelimuti hatiku.. Mungkin juga hati semua orang yang hadir di ruangan itu.. Air mata tak terbendung lagi jatuh dari kedua matamu.. Aku tak tau apa yang sedang kamu pikirkan saat itu.. Entah kamu sedih karena akhirnya kamu harus pergi meninggalkan kedua orang tuamu untuk mengabdikan dirimu pada orang lain, atau mungkin rasa bersalahmu pada kedua orang tuamu karena kamu harus pergi namun belum sempat membalas jasa mereka? Atau mungkin juga itu luapan rasa bahagiamu karena akhirnya kamu bisa hidup bersanding dengan orang yang selama ini kamu inginkan? Entahlah.. Tapi yang aku tau, di hari itu pula, aku  melihat kedua orang tuamu menitikkan air mata.. Mungkin mereka sedih karena harus melepas putri sulungnya yang mereka anggap masih terlalu muda untuk membina keluarga sendiri, atau mungkin mereka juga ragu akankah kamu nanti bahagia hidup bersama laki-laki pilihanmu itu.. Atau mungkin juga mereka bahagia karena pada akhirnya kamu mampu membangun keluarga baru dan menyatukan dua keluarga yang sebelumnya tak saling kenal? Entahlah.. Yang pasti aku tahu, ini adalah hari yang kamu tunggu-tunggu.. Hari yang telah kamu impikan sejak lama bahkan mungkin sejak kamu kecil.. "menjadi ratu sehari" itukan yang kamu mau? hari yang sangat bahagia, untukmu, untuk orang tuamu, dan orang-orang sekitarmu termasuk aku..



Ya! Inilah pilihanmu..
Kamu telah memilih untuk mempercayakan seluruh hidupmu pada seorang laki-laki yang kamu cinta.. 
Laki-laki yang akan menjadi imam untuk dunia dan akhiratmu..
Laki-laki yang akan menjadi ayah bagi anak-anak manismu kelak.. 
Laki-laki yang kini menjadi nahkoda di keluarga kecilmu..



Ah hidup..
Siapa sangka orang yang tadinya asing, tiba-tiba masuk ke hidupmu dan menjadi sangat berarti untukmu.. Dengan hormat meminta izin kepada kedua orang tuamu dan meminta kamu untuk menemani, mendampinginya seumur hidupmu.. Lalu begitu saja orang tuamu -yang mungkin dengan berat hati- mengizinkan kamu untuk mengabdikan hidupmu padanya.. Setelah itu ia pun berani berjanji atas nama Tuhan untuk mencintai, menyayangi, mengasihi, dan mendampingimu sampai maut memisahkan kalian.. Aneh bukan? Tak pernah terbayangkan olehmu kan bahwa laki-laki ini yang akhirnya menjadi tempat kamu menyandarkan hidupmu.. Menjadi tempat untukmu berbagi kesedihan dan kebahagiaan.. Menjadi tempat untuk kamu berpulang saat kamu lelah dengan seluruh aktifitasmu.. Lagi-lagi inilah hidup.. Penuh dengan misteri dan keajaiban.. Inilah skema Tuhan yang sudah Dia siapkan untukmu..



Dan akhirnya, aku hanya mampu mengucapkan selamat dari hati yang terdalam..
Selamat telah menemukan pria tepat untuk menemani hari-harimu..
Selamat telah menemukan seseorang yang selalu memegang tanganmu saat kamu goyah bahkan jatuh..
Selamat akhirnya kamu bisa mendapatkan pelukan hangat bernilai ibadah di malam-malammu yang dulu dingin..



Semoga keluarga barumu ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah..
Semoga keluarga kecilmu ini hidup dalam rahmat dan kasih sayang Tuhan sehingga kamu, suamimu dan anak-anakmu kelak mendapatkan kebahagiaan yang berkepanjangan..
Semoga Tuhan memberikan kekuatan lebih untukmu dan suamimu dalam menghadapi masalah-masalah yang biasa dihadapi oleh pasangan yang baru berkeluarga hingga mampu untuk terus bersama memenuhi janji berdua untuk sehidup semati..





Barakallah lakuma,
Do'akan aku segera menyusul ya ♥♥♥






-Wafda








Rabu, 20 November 2013

Tentang 'Kesendirian'

Ini tentang satu kata.. 'Kesendirian'..
Kesendirian dalam hati yang sepi..
Kesendirian dalam jiwa yang hampa..
Kesendirian yang pada akhirnya takkan aku biarkan sendiri..
Kesendirian yang takkan pernah abadi..

Kesendirian ini...
Kesendirian yang sempat membuatku jatuh, namun mengajariku untuk selalu bangkit, terus bertahan, bahkan maju, melangkah, berlari ke depan..
Kesendirian yang pernah melemahkanku namun juga menyadarkanku bahwa aku kuat.. Lebih kuat dari yang aku kira dan ku duga..
Kesendirian yang awalnya memberi luka, namun akhirnya memberikan aku kesempatan untuk menyayangi 'aku'..
Kesendirian yang mengajarkan bahwa aku tidak pernah benar-benar sendiri..
Kesendirian yang memberikan aku arti keberadaan orang-orang yang tak pernah berlalu dan pergi..

Inilah kesendirian yang tak pernah aku inginkan..
Kesendirian yang ditakutkan namun memberikan banyak pelajaran..
Kesendirian yang aku benci tapi mengajariku banyak arti..
Kesendirian yang aku musuhi tapi memberikan aku banyak hikmah untuk ku resapi..

Kini, di dalam kesendirian, aku sadar..
Ternyata satu kata, yang tak pernah aku harapkan ada dihidupku, ini telah memberikanku beribu pelajaran..
Darinya aku belajar.. Bahwa masih banyak hal yang dapat aku lakukan lebih baik saat aku sendiri..
Pun dari sini aku tahu, bahwa ada hal lain yang jika dilakukan berdua akan menjadi lebih baik..

Lalu apa ada yang salah dengan 'kesendirian'?? TIDAK! TIDAK ADA!
Saat aku mencoba membaca dan melihat kata ini dari lain sisi, aku mendapati beribu pelajaran.. Pelajaran yang memaksaku untuk tumbuh lebih dewasa dan bijak.. Pelajaran yang menjadikanku lebih mawas diri..
Tidak ada yang salah dengan kesendirian.. Aku hanya tak mau sendiri :')

Inilah hidup...
Seperti koin yang mempunyai dua sisi, saat aku menemukan bahwa Tuhan tak memberikan hal yang aku inginkan di satu sisi, aku mendapati bahwa Tuhan memenuhi segala yang aku butuhkan di sisi yang lain..






Di dalam kesendirian,
-Aku

Jumat, 08 November 2013

Jadwal Wisuda UIN Jakarta

Wisuda ke-92
Tanggal: 1-2 Maret 2014
Daftar: 2 Desember 2013 - 31 Januari 2014

Wisuda ke-93
Tanggal: 21-22 Juni 2014
Daftar: 1 April 2014 - 30 Mei 2014

Wisuda ke-94
Tanggal: 1-2 November 2014
Daftar: 1 Agustus 2014 - 3 Oktober 2014

Wish us luck :3
Sumber: @uincommunity

Minggu, 20 Oktober 2013

Tamu Semesta..


Aku termenung, sendiri...
Di sini, di sudut kamar ini, aku tertegun kembali melihat foto dalam bingkai yang perlahan berubah menjadi bangkai, yang harus aku jatuhkan, remukkan dan hilangkan dari pandangan...
Sekilas, bayangan masa lalu muncul di benakku.. 

Sial! 
Kenapa harus wajah itu lagi yang mampir berkunjung di pikiranku?
Kenapa kotak kenangan yang berbulan-bulan lalu sudah aku tutup rapat-rapat itu harus terbuka kembali?
Ah rindu ini memang berandal!
Dia datang semaunya, menghancurkan sesukanya dan mengobrak-abrik seenaknya, merengek dan meminta ku untuk bertemu tuannya..
Tapi aku harus apa?
Terkadang aku merasa aku hanyalah tamu yang diterima begitu saja oleh semesta.. Cinta tak pernah mengizinkanku untuk memilih, sebaliknya ia justru yang memilihku.. padahal jelas-jelas cinta itu buta.. Buktinya, ia menjungkalkanku, melumpuhkanku di hadapan laki-laki yang keliru..

Ya! selalu ada harga yang harus dibayar saat berurusan dengan cinta!
Saat ini aku memang patah hati, tapi aku takkan pernah membawa lukaku sampai mati... sebab aku yakin, waktu akan menyembuhkan hati yang luka... Aku tahu Tuhan Yang Maha Baik punya banyak sekali hal baik untuk menebus rasa sakitku saat ini... Hidup harus terus berjalan... karena bumi akan terus berputar, orang-orang baru akan datang atau pergi melewati hidupku dan mungkin seseorang akan tinggal selamanya di situ.. dan aku pun yakin, perlahan luka-luka lama akan mengering dan menghilang walau meninggalkan bekas..
Tetapi terkadang aku heran..
Kenapa keinginan ini sering kali menjadi tak terkendali?
Keinginan yang sering melelahkan tapi anehnya penuh dengan kerelaan..
Keinginan untuk membahagiakanmu dan melihatmu bahagia..

Ah sudahlah,
Aku kira beberapa pertanyaan lebih baik di simpan dan di biarkan begitu saja tak terjawab... Demi kelangsungan dan kesinambungan semesta...



-WAFDA

Rabu, 02 Oktober 2013

Masyaaaakk ~

Hay hay semuaaaaa...
Jadi ceritanya 2 hari ini iseng-iseng masak di rumah.. lebih tepatnya sih di suruh ibu.. muehehehe
Tadinya niat share resepnya disini.. cuma kok males banget yahhh... jadi share foto aja deh...
Niatnya mau bikin dimsum, tapi jadinya "PANGSIT GORENG ISI AYAM" hahahaha

Ini "BOLA-BOLA DAGING". Mbuh lah pagi-pagi ibu sms bilang di kulkas ada daging dan terserah mau diapain. nahloh bingung kan?! akhirnya googling sana sini dan tertarik bikin bola-bola daging. Tapi ujung-ujungnya mah pake resep bikinan sendiri.. yang di google ga ada yang di pake.. HAHAHAHA
Nah... Sekian foto-foto masakannya... lain kali aku share resepnya yah kalo masih inget :D